Informasi Penerbangan Lion Air Group:Persyaratan WAJIB Perjalanan Udara MasaWaspada Pandemi Covid-19


JAKARTA – 28 Mei 2020. Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air(kodepenerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan informasi sehubungan dengan persiapan mengenai persyaratan calonpenumpang.

Proses dan persiapan perjalanan udara "wajib" bagi calon penumpang Lion Air Group,sebagai berikut:

  1. Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelumkeberangkatan,
  2. Menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi
    1. Tiket pesawat valid,
    2. Identitas diri resmi dan masih berlaku (Kartu Tanda Penduduk atau identitaslainnya),
    3. Surat keterangan atau sertifikat bebas Covid-19, surat keterangan perjalanandan dokumen lain yang harus dipenuhi sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun2020,
      • Hasil Rapid Test negatif Covid-19 maksimal berlaku 3 hari sejakditerbitkan; atau
      • Hasil Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatifCovid-19 berlaku maksimal 7 hari sejak diterbitkan oleh fasilitaskesehatan; atau
      • Surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidakmemiliki fasilitas RT-PCR maupun Rapid Test.
    4. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health AlertCard/ e-HAC) sebelum berangkat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melaluiaplikasi e-HAC Indonesia (Android) atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac .
    5. Agar memperhatikan Peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah,mengenai persyaratan khusus tujuan akhir:
      • DKI Jakarta,Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 tentang Surat IzinKeluar-Masuk (SIKM)Informasi lebih lanjut kunjungi laman resmi: https://corona.jakarta.go.id
      • Denpasar, Bali,Surat Gubernur Bali yang ditanggapi oleh Menteri Perhubungan melaluiDitjen Perhubungan Udara yang mengeluarkan surat bernomor:UM.101/0002/DRJU.KSHIU 2020 tanggal 20 Mei 2020 yang juga ditujukankepada Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV. Surat Ditjen PehubunganUdaraInformasi lebih lanut https://cekdiri.baliprov.go.id/
      • Pangkalpinang dan Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung,Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 440/0441/BPBD/ 2020 tentang protokol Penumpang dan kekarantinaan di ProvinsiKepulauan Bangka Belitung.
  3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hinggamendarat dan keluar dari bandar udara,
  4. Mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih kuman pada tangan(hand sanitizer),
  5. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat,
  6. Menyarankan agar calon penumpang membawa hand sanitizer sendiri.

Mengacu pada Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan PenangananCovid-19 Tentang Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang KriteriaPembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, berikutkriteria dan syarat (persyaratan pengecualian) calon penumpang, antara lain:

  1. Persyaratan perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintahatau swasta (orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atauswasta:
    1. Menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara NasionalIndonesia, Kepolisian Republik Indonesia yang ditandatangani olehminimal pejabat setingkat eselon II;
    2. Menunjukkan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha MilikNegara/Daerah, Lembaga non pemerintah, dan Lembaga Usaha yangditandatangani oleh Direksi/Kepala Kantor;
    3. Menunjukkan surat keterangan uji tes Reverse Transcription - PolymeraseChain Reaction (RT-PCR) dengan hasil tes negatif yang berlaku 7 hariatau surat keterangan uji Rapid Test dengan hasil non reaktifyang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan;
    4. Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness)yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/ Puskesmas bagi daerah yangtidak memiliki fasilitas PCR Test / Rapid Test;
    5. Bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harusmembuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai dandiketahui oleh Lurah/ Kepala Desa setempat;
    6. Identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
    7. Melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal pada saatberada di daerah penugasan, serta waktu kepulangan).
  2. Persyaratan perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanankesehatan darurat atau orang yang keluarga intinya (orang tua,suami/istri, anak, saudara kandung) sakit keras atau meninggal dunia:
    1. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah)
    2. Menunjukkan surat keterangan kematian sesuai ketentuan yang berlaku;
    3. Menunjukkan surat keterangan rujukan Rumah Sakit untuk pasien atauorang sakit keras;
    4. Surat keterangan uji tes Reverse Transcription - Polymerase ChainReaction (RT-PCR) dengan hasil tes negatif yang berlaku 7 hari atausurat keterangan uji Rapid Test dengan hasil non reaktif yangberlaku 3 hari pada saat keberangkatan bagi keluarga yangmendampingi pasien/ orang sakit keras atau jenazah; ataue.
    5. Surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness)yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/ Puskesmas bagi daerah yangtidak memiliki fasilitas PCR Test/ Rapid Test.
  3. Persyaratan repatriasi pekerja migran Indonesia, Warga NegaraIndonesia dan pelajar/ mahasiswa yang berada di luar negeri, sertapemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah sampai kedaerah asal:
    1. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah)
    2. Menunjukkan surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja MigranIndonesia (BP2MI) atau surat keterangan dari Kantor Perwakilan RepublikIndonesia di luar negeri bagi Pekerja Migran indonesia.
    3. Surat keterangan dari Universitas atau Sekolah bagi mahasiswa danpelajar.
    4. Surat keterangan uji tes Reverse Transcription - Polymerase ChainReaction (RT-PCR) dengan hasil tes negatif yang berlaku 7 hari atausurat keterangan uji Rapid Test dengan hasil non reaktif yangberlaku 3 hari pada saat keberangkatan;
    5. Memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku tentang RepatriasiPekerja Migran indonesia (PMI), Warga Negara Indonesia danpelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan denganalasan khusus oleh Pemerintah.